Reported speech atau yang juga dikenal sebagai indirect speech merupakan kalimat yang diucapkan oleh seseorang yang kemudian dikutip oleh orang lain, atau kalimat tidak langsung. Jika kamu ingin menyampaikan apa yang dikatakan orang lain, maka kamu akan menggunakan jenis kalimat semacam ini.

Sedikit menyegarkan ingatan kamu, berikut adalah contohnya dalam Bahasa Indonesia:

  • Kalimat langsung (direct speech): “Aku tidak akan pulang hari ini.”
  • Kalimat tidak langsung (indirect speech): Rena berkata bahwa ia tidak akan pulang hari ini.

Perhatikan bahwa pada kalimat tidak langsung, terdapat penambahan subjek “Rena” dan juga penggantian kata ganti “ia”. Hal tersebut mengindikasikan bahwa ada orang lain yang sedang menyampaikan apa yang dikatakan Rena secara langsung sebelumnya yaitu “Aku tidak akan pulang malam ini.”

Dalam Bahasa Indonesia sangat mudah membuat kalimat tidak langsung. Kita hanya perlu menambahkan frasa “berkata bahwa” dan sejenisnya.

Namun, terdapat sedikit perbedaan saat kita melakukan hal yang sama dalam Bahasa Inggris. Dalam Bahasa Inggris kita perlu mengganti tenses yang digunakan ketika kita menyampaikan ucapan orang lain. Sebelumnya kita juga harus mengidentifikasi bentuk kalimat langsungnya terlebih dulu.

Terdapat lima hal yang harus kamu perhatikan untuk mengganti sebuah kalimat langsung (direct speech) menjadi kalimat tidak langsung (indirect speech):

  1. Amati jenis kalimat, apakah itu sebuah pernyataan, pertanyaan atau kalimat perintah.
  2. Amati jenis tense yang digunakan.
  3. Perhatikan apakah perlu mengganti kata ganti di dalamnya.
  4. Apakah tense yang digunakan perlu diganti ke dalam bentuk lampau.
  5. Apakah keterangan waktu dan tempatnya perlu diganti.

Berbeda jenis kalimat, berbeda pula cara mengubahnya kedalam bentuk tak langsung. Kali ini kita akan membahas langkah mengubah kalimat langsung berupa kalimat pernyataan kedalam kalimat tak langsung.

Untuk mengganti kalimat pernyataan langsung ke dalam kalimat pernyataan tidak langsung, amati tense yang digunakan terlebih dahulu.

Contoh:

  • “I like ice cream.”

Anggaplah bahwa yang menggatakan kalimat tersebut adalah seseorang bernama Angela. Perhatikan bahwa dalam kalimatnya, Angela mengunakan present simple tense. Umumnya, untuk menjadikan kalimat di atas menjadi kalimat tak langsung, tense yang digunakan diganti menjadi tense bentuk masa lampau, yaitu:

  • Angela said (that) she liked ice cream.

Akan tetapi, kamu juga perlu memperhatikan makna di dalam kalimat Angela. Jika kalimat yang diucapkan Angela mempunyai arti bahwa ia memang menyukai es krim baik saat ia mngucapkan kalimat tersebut maupun sekarang, maka kita tidak perlu mengubah tense yang digunakan:

  • Angela says she likes ice cream.

Akan tetapi jika pernyataan yang diucapkan merupakan satu hal yang hanya sekali terjadi dan tidak bisa dipastikan bahwa makna dalam kalimat masih berlaku hingga sekarang atau tidak, atau kejadian yang hanya sekali terjadi, kita harus mengubah bentuk tense-nya ke bentuk masa lampau.


visit our website:
Donwload aplikasi Bahaso:
Follow Sosial Media Bahaso untuk konten lainnya:
FB: (Bahaso) bit.ly/BahasoFB
Twitter: (@Bahaso) bit.ly/BahasoTwitter
Instagram: (@bahasodotcom) bit.ly/BahasoIG
Youtube: (Bahaso) bit.ly/Bahaso

 


Ayo Download dan
Tes Kemampuan Bahasa Kamu di BAHASO!


visit our website:
bahaso.com

Donwload aplikasi Bahaso:
AppStore: bit.ly/BahasoApp
PlayStore: bit.ly/BahasoAndroid

Follow Sosial Media Bahaso untuk konten lainnya:
LINE@: (@bahaso) http://bit.ly/BahasoLINE
Facebook: (Bahaso) bit.ly/BahasoFB
Twitter: (@Bahaso) bit.ly/BahasoTwitter
Instagram: (@bahasodotcom) bit.ly/BahasoIG
Youtube: (Bahaso) bit.ly/Bahaso
Blog: blog.bahaso.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here