Aphostrophe ‘s vs. of

by on

Aphostrophe ‘s dan preposisi of sama-sama digunakan untuk menunjukkan kepemilikan.

Contoh kalimat:

  • Dani’s car is parked outside.
  • The color of the car is black.

Perhatikan bahwa pada kedua kalimat, ‘s dan of sama-sama menunjukan kepemilikan, atau yang dalam Bahasa Indonesia setara dengan kata imbuhan “-nya”:

  • Mobilnya Dani diparkir di luar
  • Warna mobilnya hitam.

Meskipun begitu, ada perbedaan yang mendasar di antara keduanya.

Apostrophe ‘s digunakan saat menyebutkan kepemilikan benda hidup (manusia & hewan).

Contoh:

  1. My uncle’s bag is missing.
  2. The cat’s tail is swinging wildly.
  3. The dog’s house is being painted.; dan sebagainya.

Sedangkan of lebih umum digunakan saat menyebutkan kepemilikan benda mati atau benda abstrak.

Contoh:

  1. The content of my drawers is not yours to mind.
  2. The idea of running away never crossed her mind before.
  3. The wings of the geese are flapping freely.; dan sebagainya.

Meskipun begitu, tidak jarang apostrophe ‘s juga digunakan ketika menyebutkan kepemilikan benda mati.

Contoh:  The new house’s front door is secured by an electronic lock.

Kalau begitu aturan diatas tidak baku?

Intinya adalah, sebagian besar native speakers atau penutur asli memilih untuk menggunakan aturan tersebut terutama dalam penulisan formal, akan tetapi aturan tersebut masih bisa berubah tergantung dengan konteks dan keluwesan. Jika kamu merasa bahwa house’s front door terdengar lebih luwes daripada the front door of the house maka tidak ada salahnya kamu mengabaikan aturan sebelumnya karena language is fluid. Tapi ingat, sebisa mungkin stick to the rules saat kalian sedang menulis tulisan ilmiah berbahasa Inggris, apalagi menulis essay untuk IELTS.

You may also like